Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2016

Sebarkan! Ahok Itu Misionaris, Dia Sangat Ingin Menghilangkan Segala Warna Islam

KEBIIJAKAN Gubernur DKI Ini melalui Instruksi Gubernur Nomor 168 tahun 2015 tentang Pemotongan Hewan Kurban adalah upaya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menghilangkan semangat berkurban umat Islam di Jakarta. Secara perlahan-lahan, Ahok ingin menghilangkan syiar dan warna Islam ini yang sudah ratusan tahun ada.
“Ahok harus memahami bahwa Jakarta adalah ibukota negara Muslim terbesar di dunia. Sedang berkurban merupakan syariat Islam yang sudah ratusan tahun ada. Sepertinya Ahok ingin menghilangan semangat orang berkurban. Padahal, orang jualan hewan kurban bukan setahun dua tahun, tapi puluhan tahun, bahkan sejak nenek moyang kita dulu sudah ada,” kata Dr. Daud Rasyid, Lc MA kepada Islampos di Masjid Al Azhar, belum lama ini.


Dalih Ahok untuk menjaga kebersihan, menurut Daud Rasyid, hanyalah kamuflase saja. Ahok ingin menghilangkan syiar Islam di Jakarta, dan semangat orang untuk berkurban. Ahok menggunakan logika agar orang awam bisa memahami.
 


“Ahok itu punya misi. Dia seorang misionaris yang menjadi pejabat. Dan memang ingin menghilangkan segala warna Islam di Jakarta. Kebijakan Ahok ini harus dilawan dengan sekuat tenaga. Jangan didiamkan,” tegas dosen di LIPIA ini.

Daud tentu setuju dan sepakat, jika ketertiban dan kebersihan harus dijaga. Namun harus dibedakan, mana yang penertiban dengan maksud terselubung untuk menghilangkan semangat orang Islam untuk berkurban. Aturan pemotongan hewan di RPH adalah upaya Ahok untuk menghilangkan syiar Islam itu.

“Selama ini kita memotong hewan kurban di masjid-masjid dan musholla-musholla. Di situ ada semangat gotong royong dan syiar Islamnya. Dan umat Islam menjamin kebersihan saat melakukan pemotongan hewan kurban. Tidak ada kotoran dan darah yang dibiarkan begitu saja,” kata Daud.

Dalih Ahok yang lain adalah hendaknya Indonesia mengikuti Saudi dalam pelaksanaan hewan kurban. “Lagi-lagi itu kamuflase dan alasan Ahok saja. Secara realitsis tidak memungkinkan pula bagi RPH untuk menampung dan memotong semua hewan kurban. Kapasitasnya tidak memadai,” kata Daud.

“Kita tahu, semangat orang Islam beribadah dan berkurban, masih kuat di tengah masyaraka. Tidak ada gap antara si kaya dan si miskin. Semangat gotong royong dan syiar Islam ini yang akan dihilangkan Ahok secara sistemik,” ungkapnya.
Sumber: youtube

Kenapa Metro TV Menyerang Islam?Ternyata Pemiliknya James Riady Cina Kafir bukan Surya Paloh

Apa hubungannya Jokowi dengan Kafir Cina???
Ternyata MetroTV Bukan Milik Surya Paloh Tapi???
Kenapa Metro TV begitu gencar melakukan pencitraan Ojo Kuwi???

Jangan salahkan sepenuhnya Surya Paloh. Kenapa? Dia bukan pemilik Metro TV. Dia hanya proxy.
Penguasa Metro TV sesungguhnya bukan Surya Paloh, itu sebabnya, direksi dan pemred Metro TV 90% Cina atau non muslim. Itu juga sebabnya, Metro TV sering bikin acara yang menghina, menghujat, melecehkan Islam. Terakhir liputan tentang ROHIS.


Jika bukan milik Paloh, lalu milik siapa itu? Pasti teman-teman kaget jika tahu faktanya Metro TV milik James Riady dan Antony Salim .
Metro TV milik PT Media Televisi Indonesia (MTI), dan MTI adalah anak perusahaan PT MULTIPOLAR, Lippo grup: http://en.m.wikipedia.org/wiki/MetroTV
LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen china military intellegency ( hasil investigasi otoritas. AS atas Lippogate).


Kanapa LIPPO GRUP sangat eksis di Indonesia? Lippo dibantu Global China Resources Ltd, sebuah perusahaan kedok China Miliatry Intelligence.
Lippo juga dibantu oleh Salim Grup. Ayah James, Muchtar Riady mantan Dirut Bank BCA saat dimiliki Salim Grup. Lippo - Salim = sekutu.
Jadi, jangan heran, jika Surya Paloh tdk punya kuasa dan kewenangan sama sekali dlm menentukan kebijakan dan arah Metro TV.
Agenda politiknya James Riady : Sekulerisasi Indonesia dan hancurkan Islam.
Sebab itu, Direksi PT Media Televisi Indonesia, semua cina, non muslim kecuali surya paloh. Sekedar tameng, bumper, pengelabuan publik.
Siaran Metro TV ditentukan oleh pemrednya : Elman Saragih, Laurens Tato, Putra Nababan, Andi F Noya, Saur Hutabarat. Non muslim semua.
Apakah itu SARA ? Tidak. Tidak boleh menuduh SARA kepada non muslim. Hanya muslim dan umat islam yg boleh dituduh SARA. Itu protapnya.
Hanya umat Islam Indonesia yang perilakunya SARA. RASIS. Diskriminatif. Teroris. Non Islam ga boleh dituduh seperti itu. Ga boleh !!!


HERANNNN
Sama seperti perusahaan2 Lippo, Salim, Sinar Mas, Gemala Grup dll. Semua perusahan konglo cina ini perlakukan Islam = sampah. Kelas III.
Kembali ke Surya Paloh. Dua tahun lalu, pengakuan agen intelijen RRC yg mengeluhkan uang mereka US$ 30 juta yg diberikan ke Paloh tdk kembali.
Menurut agen intelijen China itu, uang US$ 30 juta itu adalah fee pengurusan perusahaan minyak RRC agar disetujui jd rekanan Petral.
 

Namun usaha agen RRC itu gagal dan uang tsb tdk dikembalikan. Kata agen2 china itu : “No Problemo, that’s only peanuts !” Kacang hehe.
“Uang kami banyak. Cadangan devisa RRC lebih USD 3000 milyar” .. RRC bahkan mau coba lagi dan mulai masuk ke CEPU via Paloh cs.
Apa yg tersirat dari info agen china tadi?
Mereka (inteligen China) connected ke Surya Paloh, Metro TV, Media Televisi Indonesia.
Ya wajar saja, Metro TV kan yg juga milik agen inteljen China : James Riady. Jangan2 sebenarnya milik pemerintah RRC ?!.
Metro Tv adalah TV pertama yg siarkan berita berbahasa Cina/Mandarin. Sejak bertahun2 lalu.


Berkat lobi Paus Fransiskus pada 27/3/14, Presiden Obama sdh minta sahabatnya James Riady (JR) mundur dari capres Jokowi. Pull out.
JR secara resmi, sbg elit arkansas connection, tentu ‘patuhi’ perintah Obama. Tetapi sbg agen RRC, JR punya kewajiban. Tugas negara.
Jokowi diketahui telah khianati agenda USA dan lebih memilih poros China - Rusia sbg sekutunya. Kok pilih Rusia- China? Sama2 komunis.


Jokowi sejak 2006 sdh dipersiapkan Tokoh2 PKI sbg capres . Jokowi 2007-2009 bolak balik ke China dan Rusia belajar komunis.
Di lain pihak, mantan Ka BIN sudah mengetahui latar belakang Jokowi yg kader PKI. Dia rekrut Jokowi sebagai “agen dan bonekanya”.
Latar belakang Jokowi yg penuh jejak PKI dibersihkan, dihilangkan. Dibuat sejarah palsu tentang Jokowi. Lalu si Joki dipromosikan ke AS.
Oleh Hendro, si Jokowi dipromosikan habis2an kepada menlu dan dubes AS. Dipuji2 sbg tokoh berjasa besar tumpas terorisme di Solo.
Menlu dan dubes AS termakan promosi palsu ini. Jokowi pun dibantu pencitraannya dan jaringan internasionalnya oleh AS & agen2 AS.
Selama beberapa tahun Jokowi jadi double jongos : RRC dan AS. Jadi kader PKI dan terus disupport AS. Dubes & menlu AS bolak2 temui J0k0wi.
Setelah Jokowi jadi kader utama Komunisme/PKI dan dibina juga oleh AS, lalu disusunlah rencana besar utk jadikan Jokowi capres.


Semua detail rencana mewujudkan rencana besar itu dipersiapkan, termasuk membuat film Soekarno dan Jokowi yg menjijikan itu.
Mantan Ka BIN Hendro Priono main di balik layar. Luhut Panjaitan yang gantikan sebagai “pembina Jokowi”. PT Rakabu Sejahtra didirikan.
Di PT Rakabu Sejahtra dicantumkan Gilang Rakabuming anak Jokowi yang saat itu usia 20 tahun setor Rp 19.2 M (51%), Luhut Rp 15.5 M (49%).
Untuk apa PT Rakabu Sejahtra didirikan thn 2009? Untuk supply uang ke Jokowi agar tidak terlacak jika jokowi butuh uang utk rencana besar tadi.
PT Rakabu Sejahtra tdk dapat disangkal lagi adalah pencucian uang, operasi politik dan operasi intelijen Luhut, Hendro, Jokowi.
Semua berjalan mulus, Jokowi main dua kaki. Jongos AS sekaligus China. Partai Komunis Timor Leste juga bantu Jokowi, spirit komintern.
Tercatat belasan kali kunjungan pejabat2 Timor Leste yang kader Fretilin / Partai komunis Timor Leste ke Solo dgn berbagai kedok / alasan.
Sedangkan dari Partai Komunis China tercatat beberapa kali temui Jokowi melalui kedok organisasi2 sosial dan budaya.
Dua kekuatan raksasa dunia yang secara ideologi berbeda bisa berada di balik Jokowi karena peran sentral James Riady. Agen RRC Sohib Clinton.
Itu sebabnya, Jokowi yg no body pada awalnya, hanya dalam waktu 2 tahun bisa didudukan menjadi “Tokoh Nasional Terhebat (abal2)”.


Itu sebabnya : uang, media, jaringan, LSM2, tokoh2 (munafik), lembaga2 survey, dll.. Semua tersedia. Terbeli.
Situasi berubah ketika rakyat mulai mencium yang tak beres dari Jokowi. Disangka emas ternyata loyang, disangka pahlawan ternyata bajingan.
Plus jasa besar Paus Fransiskus yg memaksa Obama mampir ke Vatikan seusai lawatan ke Ukraina 27 Maret 2014 lalu.
James Riady (JR) secara resmi memang mundur dari pendukungan terhadap capres Jokowi. Tapi, tugas negara (RRC) harus tetap dijalankan.
Jika First Media Grup milik JR tdk bisa gunakan all out utk dukung Jokowi krn khawatir terbaca White House, Media Grup berperan utama.
Sedangkan First Media Grup sementara tahan diri dulu meski sesekali tetap bikin pencitraan palsu dan kampanye capres abal2 : Jokowi.
Berapa ratus miliar dikucurkan RRC ke Metro Tv ? Tanya Surya Paloh. Benarkah ada 100 triliun masuk ke RI via pelabuhan Riau utk Jokowi?.
Informasi masuknya uang cash Rp 100 Triliun utk Jokowi via Kapal laut ke pelabuhan Riau dari Singapore dpt dianalisa kebenarannya.
Penulis-red, tahun lalu, sebelum bulan puasa 2013 dalam sebuah acara  bertemu dengan kepala intelijen Singapore (SIS) yg baru.
Dlm diskusi dgn pejabat tinggi Singapore Intelligence Service (SIS) itu, dia secara bergurau katakan RI akan dapat “gift” usai lebaran.
Disambungnya lagi, ‘gift’ kado) utk Indonesia usai lebaran 2013 itu tdk ada artinya dibandingkan kado utk RI pada tahun depan (2014).
Pertemuan kami (penulis) selanjutnya dgn seorang WNI teman lama yg jg adalah director bank DBS Singapore. Ada info menarik dari teman itu.
Infonya : “ada pengumpulan uang rupiah dlm jumlah besar yg telah terjadi sejak tahun 2010. Rate nya bagus. Tinggi, di atas normal”.
Teman itu bahkan tawarkan kami utk bawa (selundupkan uang rupiah) ke singapore. Dia berani beli dng harga 300 di atas basis point !
Untuk apa uang rupiah dikumpulkan di singapore dlm jumlah besar ? Apalagi jika bukan untuk kepentingan pilpres 9 Juli 2014.
Uang rupiah yang dikumpulkan di singapore dimasukan dlm kontainer dan dikapalkan ke Riau, suap oknum otoritas pelabuhan. Beres deh.
Singapore, AS, China, Australia, Israel dll ..negara2 asing tentu punya kepentingan besar thdp Indonesia. Kuncinya ? Jokowi si jongos.
Tahun depan 2015 CAFTA berlaku. ASEAN - China tdk ada lagi hambatan pajak/bea masuk. RI pasar luar biasa besar. Daya kompetisi RI lemah.
Secara ekonomi RI akan dihabisi, dikuras tuntas. Secara politik RI akan dimatikan. Neokolonialisme dan neo imperalisme diterapkan.
RI menjadi negara jajahan. Pribumi dan umat Islam RI kembali jadi inlander jajahan. Garuda Indonesia semaput dibelit naga china komunis.
Semua informasi seputar Jokowi yg diakuinya adalah PALSU ! Jokowi musuh rakyat, jongos asing aseng antek :
http://yudisamara.wordpress.com/2014/06/02/siapa-kau-sebenarnya-jokowi/
Bahkan Buku Nikah Jokowi yg dipublikasikannya juga PALSU, terbukti dgn Teknik 'ELA'  :
http://detikriau.org/2014/05/25/benarkah-akta-nikah-jokowi-palsu-ungkap-dengan-digital-teknik-ela/

Apa yang asli dari Jokowi? Korupsinya, munafikunnya, kebohongannya, ingkar janjinya, video mesumnya??

Jokowi adalah jongos komunis, jongos asing aseng antek. Presiden SBY concern dengan hal ini, itu sbbnya PD dan SBY dukung penuh Prabowo.
Mau apapun penilaian kubu Jokowi terhadap Prabowo, yg pasti satu hal : Prabowo BUKAN PENGKHIANAT NEGARA. BUKAN JONGOS. BUKAN PKI.
Sejelek2nya Prabowo, secara keseluruhan, Prabowo 100x lebih baik daripada Jokowi yg komunis, penipu, antek aseng asing. Absolute !.

Ingat kata Bung Karno : “Jika asing memuji2 pemimpin kita, itu tandanya pemimpin itu lemah, busuk, tdk layak jadi Pemimpin/Presiden !”

Seburuk2nya pemimpin adalah pemimpin munafik, dan itu adalah Jokowi. Halalkan sgla cara termasuk nyamar jd Islam. Bahayaaa ..modus PKI.

Jokowi tidak hny pemimpin yg MUNAFIK, dia jg komunis, dia juga korup, dia juga jongos. Jadi lurah saja dia ga layak. Cocoknya jadi NAPI.

Mana ada manusia yg malu dengan latar belakang ayah ibunya, bohong asal usulnya, menipu rakyatnya, kecuali manusia itu PENJAHAT.

Sudahkah anda ditipu Joki PKI hari ini? Pernah suka sama Jokowi pembohong ini? Pernah milih dia? Cepat2 tobat nasuha ..hehe ..MERDEKA !.


Sumber: https://groups.google.com

Jumat, 29 Juli 2016

Inilah Identitas Orang Cina Awal Dari Pemicu Kerusuhan di Tanjungbalai

TANJUNGBALAI | Herlina (46), istri dari Hong Tui warga Jalan Karya, Kelurahan Tanjungbalai 1, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, yang disebut-sebut sebagai pemicu pembakaran Kelenteng, rumah ibadah warga Tionghoa di Tanjungbalai, Jumat malam hingga Sabtu dinihari (30/7/2016).


Keterangan yang diperoleh, Herlina, seorang ibu tiga anak itu, disebut-sebut sempat memaki seorang imam yang sedang mengumandangkan adzan salat Isa di masjid Al Maksum.

BACA  Terusik dengan Suara Adzan, Etnis Cina Mengamuk di Masjid dan Rumah serta Vhiara Dibakar Massa di Tanjungbalai





Laman facebook RRI Tanjungbalai menyebut, massa juga membakar rumah keluarga yang beralamat di Jalan Karya, Tanjungbalai tersebut.

“Informasi sementara dari masyarakat bahwa, warga chinese tersebut membuat keributan di mesjid dan memaki imam yang sedang adzan di masjid karena tidak senang akan adanya adzan di mesjid hingga menyebabkan umat islam menjadi marah,” demikian diunggah laman media sosial facebook RRI Tanjungbalai.

Menurut Kadek, awalnya kasus ini tidak sampai meluas. Karena jamaah masjid sudah mencoba menyelesaikannya dan memanggil pihak kepolisian. “Bahkan perempuan itu sudah dibawa ke kantor polisi. Tapi sekitar pukul 22.30 WIB, massa semakin banyak lalu merusak rumahnya,” beber Kadek.
Kediaman Herlina di Jalan Karya, Kelurahan Tanjungbalai 1, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, dirusak warga, Jumat malam (29/7/2016).


Kediaman Herlina di Jalan Karya, Kelurahan Tanjungbalai 1, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, dirusak warga, Jumat malam (29/7/2016).

Keterangan yang diperoleh dari Kadek Rossoneri, Ketua KNPI Kecamatan Tanjungbalai Utara, saat ini Herlina diamankan polisi di Polres Tanjungbalai.

Informasi yang diterima Kadek, sikap perempuan tersebut bukan kali ini saja. Sebelumnya, di bulan Ramadhan, dia juga berulah dengan marah-marah saat suara adzan berkumandang di masjid.

BACA JUGA Terkait Kerusuhan Tanjungbalai, Ini Seruan Persaudaraan Aceh-Tionghoa


“Yang saya dengar dia tidak mengalami gangguan jiwa. Normal dan sehat. Tak tau juga alasannya kenapa sampai marah-marah dengar suara adzan,” jelasnya.

Sejauh ini belum diperoleh keterangan alasan Herlina bersikap seperti itu. Namun akibat perbuatannya, situasi Kota Tanjungbalai saat ini masih mencekam. Hampir seluruh rumah ibadah warga Tionghoa Tanjungbalai dirusak dan dibakar massa. [ded]


Sumber: http://edisimedan.com/inilah-identitas-warga-yang-disebut-…/

Terkait Jaringan Teroris Fethullah, Turki Minta Sekolah Fatih di Aceh Ditutup

BANDA ACEH | Kedutaan Turki mengeluarkan rilis media terkait sekolah-sekolah yang dianggap berkaitan dengan organisasi Fethullah Gulen, yang diklaim sebagai dalang dalam peristiwa kudeta Presiden Erdogan di Turki. 


Fatih Billingual School

Turki berharap pemerintah Indonesia menutup beberapa sekolah tersebut, sama seperti yang dilakukan oleh negara-negara lainnya.

Dari beberapa sekolah yang disebutkan dalam rilis tersebut, dua diantaranya berlokasi di Aceh, yakni Fatih Boy’s School Aceh dan Fatih Girl’s School, Aceh.

“Ada sejumlah sekolah di Indonesia, yang terkait dengan organisasi teroris ini. Menurut pejabat Indonesia, organisasi payung mereka di Indonesia, yaitu PASIAD telah ditutup pada 1 November 2015. Kedutaan, kami telah lama telah mengungkapkan keprihatinan kami tentang kegiatan organisasi teroris Fethullah Gulen Terrorist Organisation (FETO) di Indonesia,” tulis Kedutaan Turki dalam rilisnya. Kamis 28 Juli 2016.
Berikut sekolah-sekolah yang dianggap berkaitan dengan Organisasi Teroris Fethullah Gulen (Feto) oleh Kedutaan Turki:

1) Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2) Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3) Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4) Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5) Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6) Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7) Fatih Boy’s School, Aceh
8) Fatih Girl’s School, Aceh
9) Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan


Selain itu, “menurut informasi yang kami terima dari Kementerian Indonesia Departemen Agama, Kementerian telah mengirimkan surat resmi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta di Ciputat, Jakarta Selatan dan memerintahkan penutupan podium Gulen mereka beberapa waktu yang lalu,” lanjutnya dalam siaran pers tersebut.

Keduataan Turki juga menyebutkan, hal ini penting untuk menyatakan bahwa setelah upaya kudeta yang dilakukan oleh organisasi teroris Feto, sejumlah negara memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah, yang berafiliasi dengannya, diantaranya adalah Jordan, Azerbaijan, Somalia dan Nigeria.

“Kami menghargai solidaritas sejati negara-negara tersebut. Turki dan Indonesia secara tradisional telah menikmati hubungan persahabatan berdasarkan afinitas sejarah dan budaya. Kami bekerja sama di beberapa platform regional dan multilateral seperti PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI), D-8, G-20 dan MIKTA,”

Sebagai mitra strategis, kami berharap dan mengandalkan dukungan dari orang-orang persaudaraan dan ramah Indonesia dan Pemerintah Indonesia terhormat dalam perjuangan kami melawan organisasi teroris Feto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Indonesia dan juga konfirmasi daru Sekolah Fatih, terkait permintaan Kedutaan Turki ini.

Sumber: http://klikkabar.com/2016/07/29/turki-minta-sekolah-fatih-di-aceh-ditutup-karena-diduga-terkait-jaringan-teroris-fethullah/

Terkait Kerusuhan Tanjungbalai, Ini Seruan Persaudaraan Aceh-Tionghoa

BIREUEN |  Persaudaraan Aceh – Tionghoa menghimbau agar masyarakat Tionghoa dengan masyarakat Melayu yang ada di Kota Tanjungbalai untuk segera menghentikan pertikaian. Menurut Persaudaraan Aceh – Tionghoa, persaudaraan Melayu & Tionghoa sudah terjalin ratusan tahun dalam semangat yang saling membantu. 


Kerusuhan di Tanjungbalai
“Janganlah persaudaraan ini tercederai oleh kejadian yang dilakukan oknum, yang tentu saja tidak mewakili pihak Tionghoa dan Melayu,” kata Teungku Muhammad Amin, Ketua Persaudaraan Aceh – Tionghoa, Sabtu (30/7/2016).

Teungku Muhammad Amin juga menghimbau kepada aparat pemerintah untuk bertindak cepat menyelesaikan kerusuhan yang merusak sendi sosial kemasyarakatan tersebut.
Kerusuhan bernuansa suku agama ras dan antargolongan (SARA) terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumut, Jumat (29/7) malam. Sejumlah vihara dan klenteng dibakar dan dirusak massa yang mengamuk.
Dalam kerusuhan itu, Polisi mengamankan tujuh warga yang melakukan penjarahan dalam kerusuhan di Kota Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016) malam.

Berita Terkait : Terusik dengan Suara Adzan, Etnis Cina Mengamuk di Masjid dan Rumah serta Vhiara Dibakar Massa di Tanjungbalai

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting di Medan, Sabtu (30/7/2016), mengatakan, tujuh warga tersebut ketahuan mengambil manfaat dengan mengambil barang milik warga lain ketika kerusuhan berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari.

Ketujuh penjarah tersebut langsung diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Untuk mengatasi keadaan pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Tanjungbalai. Polisi juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi agar kerusuhan itu tidak berlanjut.

“Hingga Sabtu pagi, situasi di Tanjungbalai sudah kondusif. Warga diimbau tetap tenang dan tidak mudah diprovokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Polisi Rina Sari Ginting di Medan, Sabtu. []

Sumber: http://www.acehtrend.co/tentang-kerusuhan-di-tanjungbalai-ini-seruan-persaudaraan-aceh-tionghoa/

Terusik dengan Suara Adzan, Etnis Cina Mengamuk di Masjid dan Rumah serta Vhiara Dibakar Massa di Tanjungbalai

TANJUNGBALAI | Kota Tanjungbalai mencekam, Sabtu (30/7) dinihari ini, dilaporkan ada enam vihara yang dibakar warga.

tanjungbalai-rusuh-vihara-dibakar-massa
Vhiara Dewi Samudera yang dibakar massa di Tanjungbalai
Informasi yang diperoleh, persoalan ini dipicu seorang warga Tanjungbalai yang merasa terganggu dengan suara adzan.

Disebutkan, kericuhan bermula saat seorang warga etnis Tionghoa atau etnis Cina yang identitasnya belum diketahui, warga Jalan Karya Tanjungbalai, mengamuk saat mendengar suara adzan.

“Massa membakar rumah seorang warga Cina. Informasi sementara dari masyarakat bahwa, warga Cina tersebut membuat keributan di mesjid dan memaki imam yang sedang adzan di masjid karena tidak senang akan adanya adzan di mesjid hingga menyebabkan umat islam menjadi marah,” demikian status yang diunggah laman media sosial facebook RRI Tanjungbalai.
tanjungbalai-vihara-dibakar-warga
Amkan massa berujung dengan pembakaran rumah-rumah Budhis di Tanjungbalai

Hingga saat ini, Kota Tanjungbalai masih mencekam.
Sejumlah rumah ibadah warga beragama Budha masih terbakar. Pihak Polres Tanjungbalai tidak dapat berbuat banyak karena jumlah massa yang terus bertambah.

Minggu, 15 Mei 2016

Aceh Urutan Nomor Wahid di Indonesia Sebagai Penghasil Pria Ganteng

Beberapa waktu lalu, publik sempat dibikin heboh dengan kemunculan berita tentang seorang pria Indonesia bernama Bayu Kumbara yang berhasil mempersunting seorang wanita cantik jelita asal Inggris, bernama Jennifer Brocklehurst.


Teuku Wisnu, artis berdarah Aceh
Usai berita tersebut tersebar luas, ternyata banyak pria ganteng yang tiba-tiba jadi sewot dan merasa ‘nyesek’ abis.
Meski terbilang berpenampilan biasa-biasa saja ternyata Bayu berhasil memikat hati Jennifer yang terbilang cantik.
Fakta Menarik Tentang Pria di Indonesia
Faktanya, berbanggalah para pria di Indonesia karena memiliki kulit yang disebut-sebut berwarna seksi yakni sawo matang. Ternyata ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wanita-wanita dari luar negeri untuk mencari pasangan (suami) dari Indonesia.
Bahkan beberapa wanita percaya, ada 5 kota di Indonesia yang konon katanya merupakan kota-kota penghasil pria ganteng di Indonesia. Berikut kota-kota tersebut:
1. Aceh
Pria Aceh tak hanya sekadar berwajah ganteng. Aceh terkenal sebagai kota penghasil cowok ganteng dengan ilmu agama yang kuat. Sopan dan berwibawa jadi nilai plus kalau kamu sampai punya pasangan pria dari Aceh.
2. Padang
Banyak cowok-cowok ganteng yang dilahirkan dari kota yang merupakan ibu kota dari Provinsi Sumatera Barat ini.
Bahkan sebagian besar dari mereka berhasil wara-wiri di dunia hiburan tanah air, seperti misalnya Herjunot Ali sampai yang belakangan sering bikin banyak gadis betah berlama-lama nonton televisi, Aliando Syarif.
Kulit kuning langsat khas Indonesia, serta wajah melayu yang kental jadi modal utama untuk eksis di televisi.
3. Manado
Manado selama ini memang dikenal sebagai gudangnya cewek-cewek cantik dengan kesempurnaan fisik yang nggak terbantahkan lagi.
Banyak cowok-cowok yang bahkan rela merantau ke kota di utara pulau Sulawesi ini demi bisa mendapatkan calon istri yang cantik sempurna.
Tak hanya gudangnya wanita cantik, Manado juga pusat lahirnya pria-pria ganteng. Banyak aktor-aktor ganteng dengan kualitas akting mumpuni yang berasal dari Manado. Seperti misalnya Marcellino Lefrandt, Benjamin Joshua, Randy Pangalila dan Chef Juna.
4. Yogyakarta
Jogja kota istimewa dan punya banyak julukan. Dari mulai kota budaya, kota batik, kota gudeg, kota bakpia, kota seni, dan juga kota penghasil cowok-cowok ganteng.
Jogja terkenal dengan pria-pria ganteng dengan sifat lembut, ramah, sopan, serta berwibawa.
5. Bandung
Berbicara tentang kota penuh pesona ini, selama ini Bandung disebut sebagai Paris van Java ini memang terkenal sebagai surganya produk pakaian.
Tak hanya para mojang dan jajakanya saja yang cantik-cantik dan ganteng, mereka pun terbilang sangat modis dalam cara berpakaian, makannya tak heran jika orang Bandung itu disebut kreatif.
Meski begitu, pada kenyataanya semua manusia diciptakan Tuhan dengan kesempurnaan yang maha dahsyat, pasalnya ketampanan seseorang jika tidak diiringi dengan hati yang bersih serta tindakan yang baik maka dipastikan hanya akan timbul kesombongan yang luar biasa. [Tribunnews]