Tampilkan postingan dengan label Verb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Verb. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2016

Bentuk Kata Kerja Bahasa Inggris

Kata kerja (verb) merupakan salah satu anggota Part of speech yang berperan penting dalam penyusunan sebuah kalimat Bahasa Inggris seperti halnya subject. Pemahaman atas kata kerja ini menjadi penting manakala semua bentuk - pola - kalimat bahasa Inggris didalam bahasan English Grammar mengandung kata kerja (verb) tersebut....

Secara definitif (menurut Google), verb adalah: "a word used to describe an action, state, or occurrence, and forming the main part of the predicate of a sentence, such as hear, become, happen." Terjemahannya: sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan sebuah aksi/tindakan, keadaan tertentu atau kejadian/peristiwa dan membentuk bagian utama predikat dari sebuah kalimat, seperti; hear, become, happen. Definisi ini bersifat umum mengenai gambaran suatu kata kerja (Verb), tetapi tidak menekankan pada bentuk ril dari kata kerja itu. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan rinci mengenai kata kerja berikut ini.

Bentuk Asli Kata Kerja Dalam Bahasa Inggris

Kata kerja (Verb) Bahasa Inggris, pada dasarnya, terbagi atas 2 ciri khas:
  1. Lexical Verb
  2. Structural Verb

#Lexical Verb

Lexical Verb adalah kata kerja (verb) yang berkenaan dengan kekamusan (lexicon). Sederhananya yaitu bahwa kata kerja jenis ini dapat diartikan (diterjemahkan) dan memiliki arti yang jelas dan dapat dipahami.

Contoh kata kerja berbentuk lexical:
go (pergi,menjadi), make (membuat, mencari, memaksa), stop (berhenti, menghentikan), catch (menangkap, menghentikan (utk.bus), dsb.

Bila diletakkan dalam sebuah kalimat, maka akan memberi makna utuh.

I go to school. (Saya pergi ke sekolah)
My mother is making a cake.(Ibuku sedang membuat kue)
Irsyad catches a bus. (Irsyad mencegat sebuah bus)
He stops working (Dia berhenti bekerja).

#Structural Verb



Structural Verb adalah kata kerja (verb) yang tidak berkenaan dengan kekamusan. Kata kerja struktural ini tidak memiliki arti jelas dan pemahaman atas kata kerja jenis ini bergantung pada kata-kata yang dihubungkan dengannya dan harus dimaknai secara utuh dalam satu kesatuan konteks/kalimat.

Contoh kata kerja berbentuk struktural:
is, am, be, was, are, were, been, being (yang biasa kita kenal dengan istilah "BE" atau "TO BE".)

Perhatikan bagaimana structural verb ini diletakkan dalam sebuah konteks kalimat:

He is at home (Dia dirumah)
She was here. (Dia disini)
They are in now. (Mereka didalam sekarang)
The boy will be soon leaving tomorrow (Anak itu akan segera berangkat besok)
Earth is not square. (Bumi tidaklah kotak).
My friend is lazy (Temanku malas).
The teacher has been teaching English since 1997. (Guru itu telah mengajar Bahasa Inggris - hingga saat ini - sejak tahun 1997)
Be quiet! (Harap tenang!)

Membaca dan memahami makna didalam kurung diatas, nyatalah bahwa makna "be" dalam contoh diatas sebagai structural verb karena tidak memiliki ketentuan makna yang jelas dan tidak tetap. Bahkan pada contoh-contoh tertentu, tidak memiliki arti sama sekali. Penterjemahan yang sering kita didapatkan dibuku-buku sekolah dan panduan grammar bahasa inggris di Indonesia lebih disebabkan karena aspek "pemahaman" akan bahasa asing. Untuk mempermudah dan sebagai pendekatan pemahaman tersebut maka para tutor, editor buku dan penulis buku menterjemahkannya yang seakan-akan "Be" memiliki arti yang jelas padahal tidaklah demikian.

"........................ seakan-akan "Be" memiliki arti yang jelas. Padahal, tidaklah demikian."

Memahami struktur kalimat tidak dapat terlepas dari keberadaan dan fungsi kata kerja lexical dan kata kerja struktural diatas. Ini ketetapan mutlak! tanpa keduanya, maka tidak akan terlahir apa yang disebut dengan Kalimat Nominal dan Verbal yang akan kita bahas dihalaman selanjutnya.

Regular and Irregular Verb - English Grammar

Irregular dan Regular Verb adalah Kumpulan kata kerja bentuk Pertama (Infinitive/Present), Kedua (Past Form Verb) dan Ketiga (Past Participle) yang digunakan dalam pembentukan pola-pola kalimat dalam Bahasa Inggris dan menjadi Acuan bagi fungsi dan kedudukan kata kerja dalam sebuah kalimat.

#Mengenal Dasar-dasar Penggunaan Regular & Irregular Verb

Secara mendasar, kata kerja yang tercantum dalam Regular dan Irregular Verb digunakan dalam wujud Struktur Kalimat yang mengandung Tenses, antara lain:

  • Simple Present Tense
  • Simple Past Tense
  • Tenses serba Perfect Tense

Contoh:
  • My father works in the garden (works adalah kata kerja bentuk I dan digunakan dalam Simple Present Verbal)
  • My father worked in the garden yesterday (worked adalah kata kerja bentuk II dan digunakan dalam Simple Past Verbal)
  • My father recently has worked in the garden. (worked adalah kata kerja bentuk III dan digunakan dalam Present Perfect Verbal)

Selain itu, kata kerja yang tercantum dalam  Regular & Irregular Verb juga digunakan dalam tenses lainnya, seperti Simple Future Tense, Past Perfect Tense, dan pola kalimat diluar struktur Tenses, misalnya: Conditional Sentence, dsb. Namun yang menjadi inti penggunaan bahwa: Regular & Irregular Verb hanya digunakan dalam Pola Kalimat Verbal.

"............... Regular & Irregular Verb hanya digunakan dalam Pola Kalimat Verbal."

#Apa yang dimaksud dengan Regular Verb dan Apa itu Irregular Verb?
Bila diterjemahkan secara harfiah (baca: kekamusan), Regular artinya: beraturan dan, Irregular = Tidak Beraturan/tak teratur. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa Regular dan Irregular verb adalah Kumpulan Kata Kerja Beraturan dan Tak beraturan.
Lalu, kenapa disebut sebagai "beraturan" dan "tak-beraturan" ? Simak uraian berikut ini!

#Penanda (Determiner) Regular & Irregular Verb

Agar memudahkan kita didalam memahami perbedaan keduanya, kita kenali saja determiner (penanda) regular & irregular verb tersebut, sehingga bisa diketahui, mana Regular Verb dan mana Irregular Verb.

Ad.1. Regular Verb (Kata Kerja Beraturan)

Dikatakan sebagai kata kerja beraturan (Regular Verb) oleh karena kata kerja ini - secara umum - berakhiran [-d] atau [-ed].

Contoh:
work => worked (berakhiran [ed] dengan struktur = work + ed
talk => talked (berakhiran [ed] dengan struktur = talk + ed
move => moved  (berakhiran [d] dengan struktur = move + d
Ketentuan penambahan
Akhiran [d] atau [ed]
pada kata kerja Regular Verb
-----------------------

Bila huruf terakhir dari kata kerja berupa vokal + [y], maka tambahkan [ed]dibelakang [y], seperti contoh berikut ini.


VOKAL + [Y]

Contoh:
play + [ed] = played
Contoh lain: stay (stayed), dsb.

Bila huruf terakhir dari kata kerjanya berupa konsonan + [y], maka tambahkan[ed] dengan huruf [y] terinfleksi (baca: berubah) menjadi [i] sehingga menjadi: [i] + [ed], yang berasal dari: [y] + [ed].


KONSONAN + [Y]

Contoh:
fry = fr + {y->i} + ed => fried
try = tr + {y->i} + ed => tried
cry = cr + {y->i} + ed => cried

Ad.2. Irregular Verb (Kata Kerja Tak-beraturan)

Kata kerja tak-beraturan (Irregular Verb) adalah kata kerja yang tidak mendapatkan akhiran [d] atau [ed] pada kata kerjanya. Kata kerja tak-beraturan ini memiliki aturan tersendiri dan setiap atau beberapa kata kerja yang ada memiliki perbedaan dan juga ditemukan ada kesamaan. Penjelasan mengenai ini, silahkan simak uraian berikut ini.

Kata kerja Tak-Beraturan (Irregular Verb) memiliki 3 bentuk ciri-ciri pada kata kerjanya, yakni:
  1. Kata kerjanya tidak berubah, baik pada bentuk kata kerja I, verb-II atau verb-III.
    Contoh kata kerja jenis ini:
    cut - cut - cut
    put - put - put
    let - let - let
    set - set - set
    shut - shut - shut

    dsb.
    Kata kerja diatas tidak mengalami perubahan sedikitpun.
    .
  2. Kata kerjanya mengalami infleksi dengan bentuk infleksi sebagai berikut:
    1. Infleksi dari huruf [-ear] menjadi [-ore dan -orn]
    Contoh:
    bear, menjadi: [bore] dan kemudian [born]
    Contoh lain: tear-tore-torn, wear-wore-worn, dst
    .
    2. Infleksi dari huruf [-uy] menjadi [-ought]
    Contoh:
    buy, menjadi [bought] dan lalu tetap [bought]
    Contoh lain: fight-fought-fought.
    .
    3. Infleksi dari huruf [-ow] menjadi [-ew dan -own]
    Contoh:
    grow, menjadi [grew] dan lalu menjadi [grown]
    .
    dan, masih banyak lainnya ... (cobalah untuk mengklasifikasi dengan melihat bentuk-bentuknya.)

#Daftar Kata Kerja Tak-Beraturan (Irregular Verb


Transitive dan Intransitive Verb

Transitive dan Intransitive Verb merupakan salah satu Bentuk Kata Kerja yang ada dalam bahasan Grammar Bahasa Inggris dan memahami transitive dan intransitive ini sangatlah penting dikarenakan banyak pola kalimat yang berkaitan dengannya seperti; active & passive voice, menentukan direct object atau indirect object dan sebagainya.

Memahami Transitive & Intransitive Verb | Apa itu Transitive dan Intransitive Verb?

INTRANSITIVE VERB (Kata Kerja Intransitive)

Menurut British Council dalam bahasan mengenai Intransitive Verb mendefinisikan bahwa Intransitive Verb adalah kata kerja yang hanya ada subject dan Verb. Dengan kata lain, tidak ada Object setelah verb tersebut.

Contoh:
He smiled. (Diterjemahkan: Dia tersenyum).

Kalimat ini mengandung kata kerja smiled yang disebut sebagai bentuk kata kerja Intransitive. Intinya, kalimat itu berhenti di kata kerjanya. Jadi tidak ada object dalam kalimat itu. Dengan kata lain, meletakkan object setelah kata kerja Intransitive adalah Salah.

Contoh Kata Kerja Intransitive:

smile, go, sleep, swim, get up, stand, sit, come, dsb

Contoh:
The girl smiled.
I go.
He sleeps.
They swim.
You get up.
We stand.
I sit.
I come.

Bila anda melihat ada kata lain setelah kata kerja Intransitive Verb itu, maka kata itu bukanlah Object, melainkan:
  • Complement
  • Adverb (Adverb of time, Adverb of Manner, Adverb of Frequency, Prepositional Phrases, dsb)

Contoh Kata Kerja Intransitive + Complement:

The old man goes blind. (Orang yang sudah tua itu menjadi buta).

Contoh Kata Kerja Intransitive + Adverb:

The old man sleeps soundly. (Orang yang sudah tua itu tidur dengan nyenyak).
She always comes early (Dia selalu datang lebih awal)
I want to go with you (Saya ingin pergi bersamamu)


Sebagai ciri khas apakah kata kerja kata kerja tersebut berbentuk Intransitive yakni dengan mengubahnya menjadi kalimat pasif atau passive voice. Hasilnya adalah kelihatan janggal.
Contoh:
I sleep you ( saya ............................ -mu :p )

Dengan demikian, kata kerja intransitive tidak dapat diubah kebentuk kalimat pasif oleh karena tidak dapat ditambah dengan Object, baik object langsung (direct object) maupun object tak-langsung (indirect object).

TRANSITIVE VERB (Kata Kerja Transitive)

Kata kerja transitive atau transitive verb adalah kebalikan dari intransitive verb. Jika intransitive verb tidak dapat ditambah object dan tidak dapat dipasifkan kalimat yang mengandung kata kerja intransitive verb itu, maka kata kerja transitive atau Transitive Verb dapat ditambah dengan object dan dapat dipasifkan.

Contoh:
I eat sandwich.
(Saya makan sandwich)

Dalam contoh ini, sandwich adalah object langsung (direct object) dari kata kerja transitive eat.
Bila kalimat itu diubah kebentuk kalimat pasif, maka seperti berikut ini:

Kalimat Aktif (Active Voice):
I eat sandwich.
(Saya makan sandwich)

Kalimat Pasif (Passive Voice):
Sandwich is eaten by me
(Sandwich dimakan oleh saya).


Sebagai kesimpulan, untuk membedakan apakah sebuah kata kerja itu berbentuk transitive atau intransitive adalah dengan menggunakannya dalam bentuk kalimat atau melihat status dan kedudukannya di kamus yang memiliki fitur untuk itu seperti kamus oxford dictionary.

related lesson: Memahami Bentuk-bentuk Kata kerja, Definisi, Kedudukan dan Fungsi Kata Kerja dalam Bahasa Inggris.

Linking Verb

Linking Verb merupakan bentuk kata kerja tertentu yang tidak memiliki/mengandung suatu aksi. Kata kerja linking verb ini digunakan dalam pola Kalimat Verbal (Verbal Sentence Pattern)... Yang termasuk kata kerja Linking Verb, yaitu:

Kata Kerja Linking Verb

Contoh Kata Kerja Linking Verb:
look, appear, seem, turn, get, go, grow, dsb


Bila kita terjemahkan ke Bahasa Indonesia, maka masing-masing memiliki makna, sbb:

look = nampak, kelihatan
appear = nampak, kelihatan
seem = nampak, kelihatan
turn = menjadi, berubah
get = menjadi
go = menjadi
grow = menjadi, tumbuh

Contoh:
You look pale. Are you okay? (kamu kelihatan pucat. apakah kamu baik2 saja?)

Bentuk Kalimat yang Mengandung Linking Verb

Kata kerja look dalam contoh diatas tidak mengandung suatu aksi, tapi lebih identik dengan informasi.
Dalam kedudukan dan fungsinya dalam kalimat verbal, linking verb juga termasuk kata kerja Intransitive oleh karena, kata kerja tersebut tidak dapat ditambah dengan object dan tidak dapat diubah kebentuk/pola kalimat pasif, tetapi sebuah complement.
Perhatikan struktur kalimat yang didalamnya mengandung Linking Verb berikut ini:

Subject + Linking Verb + Adjective


Perhatikan, bahwa kedudukan dan fungsi Adjective dalam pola kalimat tersebut adalah Complement (Pelengkap).

Bila kita simak baik-baik kedudukan dan fungsi kata kerja linking verb dalam kalimat-kalimat tersebut, kita akan menemukan bahwa TO BE atau BE memiliki kedudukan dan fungsi yang sama.

Contoh:

She looks pretty.
She is pretty.

Kata kerja looks (linking verb) pada kalimat diatas memiliki kedudukan dan fungsi yang sama dengan to be (misalnya dalam hal ini adalah "is") oleh karena kata yang dapat diberikan setelah kata kerja look dan BE adalah kata sifat (adjective) atau complement. Dengan demikian, BE atau TO BE termasuk kata kerja linking verb, hanya saja, kalimat yang mengandung BE diatas adalah dalam bentuk Nominal.

Linking Verb dan BE sebagai Linking verb
Linking Verb & BE

Apakah BECOME termasuk Kata Kerja Linking Verb?

Akan tetapi, penting juga diperhatikan bahwa, kata kerja linking verb tidak menerima kata benda (noun) sebagai complement-nya seperti yang terjadi pada kerja become berikut ini.

Contoh:
I become a soldier.

Dalam hal ini, tidaklah tepat bila kita menggantikan kedudukan become dengan linking verb seperti dibawah ini:

I look a soldier.

Note: yang benar adalah: I look like a soldier. Sedangkan look like bukan termasuk linking-verb dan tidak dapat disejajarkan dengan linking verb baik dalam wujud kedudukan maupun fungsinya.

Fungsi BE Sebagai Kata Kerja (2)

Fungsi BE Sebagai Kata Kerja (2)
BE atau TO BE memiliki 2 fungsi utama: Pertama, sebagai Kata Bantu (Auxiliary) dalam kalimat Verbal. Kedua, sebagai Kata Kerja (Verb) dalam kalimat Nominal. Pada hakikatnya, BE adalah jenis kata struktural (Structural Verb). Kata berbentuk struktural tidaklah memiliki arti jelas dan ini berbeda sekali dengan jenis kata lexical yang memiliki arti jelas (baca: kata yang mengandung makna "kekamusan" atau Lexicon).

Contoh:
> I am happy. (Saya senang/bahagia).

Contoh kalimat bahasa inggris yang menggunakan BE [am] diatas tidaklah memiliki arti. Jika anda mengklaim bahwa artinya: adalah, maka akan menjadi rancu hasilnya:

+ Saya adalah senang.

Mungkin anda menemukan kalimat seperti ini:

> I am a student. (Saya adalah seorang siswa).

+ Bagaimana dengan contoh berikut ini?

> I am here now (Saya disini sekarang)
> I am here now (Saya berada disini sekarang).

Membandingkan ketiga jenis contoh diatas menjadi nyata bagi kita bahwa BE atau TO BE tidaklah memiliki arti atau dengan kata lain "Penutur Asli Bahasa Inggris (Native Speakers) TIDAK menterjemahkannya dalam bentuk umum ataupun khusus". Diterjemahkannya BE sebagai [adalah], [berada] atau [menjadi] tiada lain agar mudah dipahami oleh kita. Akan tetapi, mencoba "menterjemahkannya" justru membuat sulit untuk memahami apa fungsi/kegunaan BE itu sendiri.

Kegunaan BE Sebagai Kata Kerja

Be adalah bentuk lain dari kata kerja dalam bahasa inggris. Kata kerja BE berkedudukan sebagai verb seperti halnya kata kerja lexical. Hanya saja, BE tidak memiliki arti.
Bila BE adalah kata kerja, maka BE hanya digunakan dalam pola kalimat Nominal. Kalimat nominal itu sendiri tidaklah menggunakan kata kerja jenis lexical seperti dalam pola kalimat verbal.

Contoh kalimat Verbal:
I work all alone.

Kata kerja [work] adalah kata kerja Lexical dan digunakan dalam pola kalimat Verbal.

Contoh kalimat Nominal:
I am sad.

Kata kerja [am] adalah kata kerja struktural dan digunakan dalam pola kalimat Nominal.
Jenis BE yang digunakan dalam pola kalimat nominal ini tidak hanya BE berupa [am] akan tetapi termasuk:

1. Be-present [am, is, are] - digunakan dalam Simple Present Tense
2. Be-past [was, were] - digunakan dalam Simple Past Tense
3. Be-perfect [been] - digunakan di semua bentuk Perfect Tense
4. Be-modal [be] - digunakan di semua bentuk Future Tense

Struktur Kalimat dimana BE sebagai Kata Kerja

Subject + BE + Complement

Catatan:
Complement (Pelengkap) dapat berupa: Noun, pronoun, phrase, adjective atau adverb.

Contoh:
I am a student.
Complementnya berupa: [a student], [student] = Noun.

You are mine.
Complementnya berupa: [mine] = Pronoun.

She is a pretty girl.
Complementnya berupa: [a pretty girl], [a pretty girl] = Noun Phrase.

They are late.
Complementnya berupa: [late] = Adjective.

We are at home now.
Complementnya berupa: [at home/now], [at home/now] = Adverb of place/adverb of time.


+Rasyid Habibie, +pelg-grammar

Jumat, 04 November 2016

Irregular Verb

Daftar Kata Kerja Tak-beraturan (Irregular Verb):


Berikut ini adalah daftar kata kerja tak beraturan yang secara umum digunakan dalam bahasa inggris khususnya grammar bahasa inggris. Pelg-grammar sengaja tidak membuat daftar kata kerja beraturan (regular verb) oleh karena, kata kerja beraturan mudah sekali dikenali dari suffix (akhiran) berupa: /-d/, /-ed/ atau terinfleksi menjadi /-ied/. Untuk lebih jelas, silahkan membaca kembali bahasan mengenai Kata Kerja Beraturan dan Kata Kerja Tak-beraturan di blog ini.

Infinitive////Present Verb

arise, rise
awake, wake
bear
beat
begin
bet
bid
bite
bleed
blow
break
bring
build
burn
buy
cast
catch
choose
come,become
cost
creep
cut
deal
dig
do/does
draw
dream
drink
drive
eat
fall
feed
fell
find
fly
forbid
freeze
get, forget
give, forgive
go
grow
hang
have/has
hear
hide
hit
hold
hurt
keep
know
lay
lead
learn
lend
leave
let
light
lose
make
mean
meet
mistake
pay
put
read
rid
ride
run
say
see
seek
sell
send
set
shake
shed
shine
shit
shoe
shoot
show
shrink
shut
sing
sit
sleep
slide
slit
smelt
speak
speed
spell
spend
split
spread
stand, understand
steal
swear
sweep
swim
take, mistake
teach
tear
tell
think
throw
thrust
tread
wear
wed
wind
win
write

Past Form Verb

arose, rose
awoke, woke
bore
beat
began
bet
bid
bit
bled
blew
broke
brought
built
burnt
bought
cast
caught
chose
came,became
cost
crept
cut
dealt
dug
did
drew
dreamt
drank
drove
ate
fell
fed
felt
found
flew
forbad, forbade
froze
got, forgot
gave, forgave
went
grew
hang
had
heard
hid
hit
held
hurt
kept
knew
laid
led
learnt
lent
left
let
lit
lost
made
meant
met
mistook
paid
put
read
rid
rode
ran
said
saw
sought
sold
sent
set
shoke
shed
shone
shat
shod
shot
showed
shrunk, shrank
shut
sang
set
slept
slid
slit
smelt
spoke
sped
spelt
spent
split
spread
stood, understood
stole
swore
swept
swam
took, mistook
taught
tore
told
thought
threw
thrust
trode
wore
wed
wound
won
wrote

Past Participle

arisen, risen
awoken, woken
born,borne
beaten
begun
bet
bid
bitten
bled
blown
broken
brought
built
burnt
bought
cast
caught
chosen
come,become
cost
crept
cut
dealt
dug
done
drown
dreamt
drunk
driven
eaten
fallen
fed
felt
found
flown
forbidden
frozen
got, forgotten
given, forgiven
gone
grown
hang
had
heard
hidden
hit
held
hurt
kept
known
laid
led
learnt
lent
left
let
lit
lost
made
meant
met
mistaken
paid
put
read
rid
ridden
run
said
seen
sought
sold
sent
set
shaken
shed
shone
shat
shod
shot
shown (showed)
shrunk
shut
sung
sat
slept
slid
slit
smelt
spoken
sped
spelt
spent
split
spread
stood, understood
stolen
sworn
swept
swum
taken, mistaken
taught
torn
told
thought
thrown
thrust
trodden
worn
wed
wound
won
written


Bila melihat perubahan-perubahan yang terjadi, ada beberapa "kemiripan perubahan" yang nampak pada kata kerja tak beraturan tersebut yang dapat menjadi pegangan apabila ada kata kerja lain yang mirip dengannya. Kemiripan ini berupa struktur ejaan (baca: susunan huruf-huruf pada kata kerja) pada kata kerja tersebut yang membuatnya sama pada kata kerja lain yang sama ejaannya.

Contoh:

1. wind = find (perubahan terjadi pada /-ind/ menjadi /-ound/)
2. tear = bear (perubahan terjadi pada /-ear/ menjadi /-ore/ dan /-orn/) - kecuali pada: "hear"
3. sell = tell (perubahan terjadi pada /-ell/ menjadi /-old/), dan sebagainya.

Silahkan temukan kemiripan dalam hal struktur ejaan pada kata kerja yang anda temukan sebagai pedoman untuk menebak dengan tepat apabila terdapat kata kerja tak beraturan lainnya yang sama persis.

Selain itu, cukup menghafalkan saja kata kerja lain yang tanpa perubahan apapun dengan struktur ejaan yang sama.

Contoh:

rid, shut, cut, put, let, dsb yang tanpa perubahan apapun dan dikategorikan sebagai kata kerja tak beraturan atau Irregular verb.