Tampilkan postingan dengan label aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aceh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2016

Terkait Jaringan Teroris Fethullah, Turki Minta Sekolah Fatih di Aceh Ditutup

BANDA ACEH | Kedutaan Turki mengeluarkan rilis media terkait sekolah-sekolah yang dianggap berkaitan dengan organisasi Fethullah Gulen, yang diklaim sebagai dalang dalam peristiwa kudeta Presiden Erdogan di Turki. 


Fatih Billingual School

Turki berharap pemerintah Indonesia menutup beberapa sekolah tersebut, sama seperti yang dilakukan oleh negara-negara lainnya.

Dari beberapa sekolah yang disebutkan dalam rilis tersebut, dua diantaranya berlokasi di Aceh, yakni Fatih Boy’s School Aceh dan Fatih Girl’s School, Aceh.

“Ada sejumlah sekolah di Indonesia, yang terkait dengan organisasi teroris ini. Menurut pejabat Indonesia, organisasi payung mereka di Indonesia, yaitu PASIAD telah ditutup pada 1 November 2015. Kedutaan, kami telah lama telah mengungkapkan keprihatinan kami tentang kegiatan organisasi teroris Fethullah Gulen Terrorist Organisation (FETO) di Indonesia,” tulis Kedutaan Turki dalam rilisnya. Kamis 28 Juli 2016.
Berikut sekolah-sekolah yang dianggap berkaitan dengan Organisasi Teroris Fethullah Gulen (Feto) oleh Kedutaan Turki:

1) Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2) Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3) Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4) Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5) Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6) Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7) Fatih Boy’s School, Aceh
8) Fatih Girl’s School, Aceh
9) Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan


Selain itu, “menurut informasi yang kami terima dari Kementerian Indonesia Departemen Agama, Kementerian telah mengirimkan surat resmi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta di Ciputat, Jakarta Selatan dan memerintahkan penutupan podium Gulen mereka beberapa waktu yang lalu,” lanjutnya dalam siaran pers tersebut.

Keduataan Turki juga menyebutkan, hal ini penting untuk menyatakan bahwa setelah upaya kudeta yang dilakukan oleh organisasi teroris Feto, sejumlah negara memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah, yang berafiliasi dengannya, diantaranya adalah Jordan, Azerbaijan, Somalia dan Nigeria.

“Kami menghargai solidaritas sejati negara-negara tersebut. Turki dan Indonesia secara tradisional telah menikmati hubungan persahabatan berdasarkan afinitas sejarah dan budaya. Kami bekerja sama di beberapa platform regional dan multilateral seperti PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI), D-8, G-20 dan MIKTA,”

Sebagai mitra strategis, kami berharap dan mengandalkan dukungan dari orang-orang persaudaraan dan ramah Indonesia dan Pemerintah Indonesia terhormat dalam perjuangan kami melawan organisasi teroris Feto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Indonesia dan juga konfirmasi daru Sekolah Fatih, terkait permintaan Kedutaan Turki ini.

Sumber: http://klikkabar.com/2016/07/29/turki-minta-sekolah-fatih-di-aceh-ditutup-karena-diduga-terkait-jaringan-teroris-fethullah/

Terkait Kerusuhan Tanjungbalai, Ini Seruan Persaudaraan Aceh-Tionghoa

BIREUEN |  Persaudaraan Aceh – Tionghoa menghimbau agar masyarakat Tionghoa dengan masyarakat Melayu yang ada di Kota Tanjungbalai untuk segera menghentikan pertikaian. Menurut Persaudaraan Aceh – Tionghoa, persaudaraan Melayu & Tionghoa sudah terjalin ratusan tahun dalam semangat yang saling membantu. 


Kerusuhan di Tanjungbalai
“Janganlah persaudaraan ini tercederai oleh kejadian yang dilakukan oknum, yang tentu saja tidak mewakili pihak Tionghoa dan Melayu,” kata Teungku Muhammad Amin, Ketua Persaudaraan Aceh – Tionghoa, Sabtu (30/7/2016).

Teungku Muhammad Amin juga menghimbau kepada aparat pemerintah untuk bertindak cepat menyelesaikan kerusuhan yang merusak sendi sosial kemasyarakatan tersebut.
Kerusuhan bernuansa suku agama ras dan antargolongan (SARA) terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumut, Jumat (29/7) malam. Sejumlah vihara dan klenteng dibakar dan dirusak massa yang mengamuk.
Dalam kerusuhan itu, Polisi mengamankan tujuh warga yang melakukan penjarahan dalam kerusuhan di Kota Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016) malam.

Berita Terkait : Terusik dengan Suara Adzan, Etnis Cina Mengamuk di Masjid dan Rumah serta Vhiara Dibakar Massa di Tanjungbalai

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting di Medan, Sabtu (30/7/2016), mengatakan, tujuh warga tersebut ketahuan mengambil manfaat dengan mengambil barang milik warga lain ketika kerusuhan berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari.

Ketujuh penjarah tersebut langsung diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Untuk mengatasi keadaan pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Tanjungbalai. Polisi juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi agar kerusuhan itu tidak berlanjut.

“Hingga Sabtu pagi, situasi di Tanjungbalai sudah kondusif. Warga diimbau tetap tenang dan tidak mudah diprovokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Polisi Rina Sari Ginting di Medan, Sabtu. []

Sumber: http://www.acehtrend.co/tentang-kerusuhan-di-tanjungbalai-ini-seruan-persaudaraan-aceh-tionghoa/

Senin, 25 Juli 2016

Heboh! Gunakan Dana Gampong, Para Geuchik Aceh Tamiang Foto Bareng dengan Wanita Berbikini di Bali

ACEH TAMIANG | Para Kepala Desa (Datok-red) dari Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang mendapat kritikan pedas dari para nitizen. Pasalnya, beberapa oknum datok nampak sedang foto bersama dengan cewek berbikini di pinggir pantai.


Foto/Para Geuchik di Aceh Tamiang foto dengan cewek berbikini di Bali

Foto-foto tersebut menyebar di dunia maya dan langsung menuai kontroversi. Foto-foto diunggah memperlihatkan sejumlah Datok (Geuchiek) sedang berpose dengan cewek-cewek berpakaian bikini.
Adapun kritikan-kritikan yang disampaikan nitizen yakni, pemilik akun facebook Fahrul Azmi. Dirinya mengatakan bisa bangga berfoto dengan wanita telanjang. Peraturan di Aceh Tamiang syariat islam, tapi tingkah laku pemimpin seperti itu. Peraturan dibuat untuk di langgar oleh sipembuat peraturan. 

"Dunia sudah dekat kiamat, semoga kita semua diberi petunjuk oleh Allah SWT dijalan yang benar, tulisnya dikomentar akun facebook Bahrani Antami yang membagikan foto-foto tersebut," tulis Fahrul Azmi seperti yang dikutip Minggu (24/7).

Kritikan lain disampaikan pemilik akun Sayed Zainal, dirinya menanggapi bahwa kelakuan oknum para datok tersebut kelakukan primitif. "Primintif, tdk ada iman," tulisnya. 

Sayed Zainal yang dikenal sebagai salah seorang aktivis di Bumi Muda Sedia julukan Kabupaten Aceh Tamiang tersebut juga berkomentar meminta Bupati Aceh Tamiang turun, sesuai aturan kalau anggota dewan tidak bisa. Anggota DPRK segera didesak mengundurkan diri.

"Turunkan saja Bupati Aceh Tamiang sesuai aturan, kalau anggota Dewan tidak bisa. Anggota DPRK segera didesak mengundurkan diri," tulisnya.

Komentar lain juga disampaikan oleh pemilik akun Zulfadli Zul. Ia berkomentar kalau pemerintah dibawa pimpinan Bupati Hamdan Sakti semakin menggila. "Pemerintah Hamdan Sati semakin menggila," tulisnya. Ada juga komentar lain dari pemilik akun Muhammad Mabrur. Dia menuliskan pemimpin tidak mempunyai harga diri, potret pemimpin rusak. "Pemimpin yang tidak mempunyai harga diri, potret pemimpin yang rusak," katanya. 

Pantauan masih banyak komentar-komentar lain yang sifatnya mengkritik terkait munculnya foto-foto oknum datok berpose dengan perempuan berpakaian bikini tersebut yang diposting oleh Bahrani Antami.
Menurut informasi yang dihimpun Minggu (24/7) sebanyak 67 perangkat desa dari 36 desa di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang berkunjung ke Bali guna mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang pertanggungjawaban laporan dana desa.

Keberangkatan sebanyak 67 perangkat desa mengunakan dana desa sebesar Rp 27 juta lebih untuk masing-masing desa.[]

Minggu, 24 Juli 2016

Mahasiswa Protes atas Rencana Kunjungan Kerja DPR Aceh ke Luar Negeri

BANDA ACEH | Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa Aceh melakukan aksi unjukrasa di Gedung DPRA, Senin (25/7/2016). Mereka mengecam program kunjungan kerja (kunker) anggota Dewan itu ke luar negeri.

Mahasiswa melakukan aksi demo
Dalam aksinya tersebut mahasiswa meminta agar DPRA membatalkan program kunker tersebut karena dinilai telah menguras uang rakyat.
"Kunker DPRA ke luar negeri menguras yang rakyat, untuk itu harus dibatalkan," kata koordinator aksi lapangan, Hasrizal.

Selain itu, kegiatan kunker yang menguras uang rakyat berkisar Rp 3 milliar tersebut tidak ada manfaatnya.

Padalah masih banyak kegiatan lainnya yang dapat diprioritaskan anggota Dewan untuk kemajuam dan kesejahteraan Aceh.

"Masih banyak program lain yang lebih manfaat ketimbang pergi ke luar negeri, misalnya mengetaskan kemiskinan di Aceh yang mencapai 16 persen," ujarnya dalam orasi tersebut.
Selain itu, mahasiswa meminta pertanggungjawaban hasil kunker ke luar negeri yang telah dilakukan.
"Kami meminta agar anggota Dewan yang sudah melakukan kunker membuat laporan pertanggungjawaban hasil kunjungan itu secara terbuka," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan belum satu anggota dewan pun yang menjumpai para pemdemo. (Goaceh.co)

Rabu, 18 Mei 2016

[VIDEO] Di Markas PBB Bunda Elliza Jelaskan Tentang TransKutaraja Hingga Peningkatan Ekonomi di Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal diundang PBB sebagai pembicara utama tentang pembangunan kota. Pertemuan Informal Hearings with Representatives of Local Authorities dalam rangka penyelenggaraan Konferensi Habitat III itu berlangsung di Markas Besar PBB, New York, pada 16 Mei 2016.


 Illiza Banda ACeh
Pertemuan ini untuk memberikan pandangan pemerintah daerah mengenai pembangunan berkelanjutan di kawasan perkotaan. Pandangan-pandangan tersebut akan menjadi masukan untuk Konferensi Habitat III, yang akan diselenggarakan di Ekuador, 17-20 Oktober 2016.

Di markas PBB, Wali Kota yang kerap disapa Bunda Eli itu menjelaskan tentang pembangunan di Kota Banda Aceh, dari peningkatan ekonomi, pembangunan Banda Aceh setelah tsunami, kawasan mangrov, infrastruktur, kehadiran gedung evakuasi bencana, pendidikan kebencanaan, ruang hijau, hutan kota di Tibang dan TransKutaraja sebagai transportasi publik yang ramah lingkungan.

Berikut video saat Illiza Sa’aduddin Djamal bicara di Markas PBB yang ditayangkan oleh United Nation Web TV: Klik disini
(Video Illiza berbicara dapat dilihat pada durasi video ke  1:45:20)

 (Sumber: http://klikkabar.com/2016/05/19/video-di-markas-pbb-bunda-eli-jelaskan-tentang-transkutaraja-hingga-peningkatan-ekonomi-di-banda-aceh/)

Karya Aneuk Nangroe: Inovasi Teknologi Siaga Bencana Gempa Dan Tsunami

Masih teringat dan terbayang dengan jelas peristiwa yang terjadi pada 11 tahun yang lalu, ketika gempa dan tsunami melanda sebagian provinsi aceh dan beberapa negara tetangga. Dalam peristiwa itu rakyat aceh banyak yang kehilangan keluarga / sanak saudara dan harta benda. Namun peristiwa tersebut telah berlalu dan menjadikan suatu motivasi bagi rakyat aceh untuk berbenah diri  dan membangun kembali aceh menjadi sebuah daerah yang lebih baik lagi.
Seismometer Digital Gempa Dan Tsunami
Seismometer Digital
Bangkit dari bencana gempa dan tsunami 

Dalam bidang pengbangan teknologi, Aceh mulai unjuk gigi. terbukti dengan inovasi yang dibuat mahasiswa politeknik aceh, M. Alfi Syahri.R. Pelajar yang akrab disapa Alfi tersebut membuat sebuah alat siaga bencana khususnya untuk gempa dan tsunami yang diberi nama Seismometer Digital yang dibimbing oleh dosen Java Programming Dan Networking Ramadhani, S.Kom Dan Mizanul Ahkam, S.T , alat ini memiliki fitur antara lain:

  • SMS Broadcast Untuk gempa
  • Interface monitoring Gempa
  • Sirine sebagai Alarm jika terjadi gempa,
  • Data gempa dalam Skala Richter
  • Info Gempa Akan di posting Melalui Twitter secara Automatis.

Alat ini dibangun dengan teknologi Embedded System yaitu Microprocessor dan Microcontroller, terinpirasi dari wacana Internet Of Things (IoT).

Manfaat dari seismometer digital ini, 
  • Dapat Menjadi acuan evakuasi saat terjadi gempa bumi dan tsunami
  • Dapat Meningkatkan kewaspadaan saat terjadi gempa bumi dan tsunami
  • Dapat memberikan peringatan berupa sirine saat terjadi gempa bumi.
  • Dapat Sebagai edukasi peringatan dini gempa bumi dan tsunami.
  • Dapat Memberi Info Gempa Dan Tsunami Melalui SMS Broadcast
  • Inovasi Teknologi Siaga Bencana Gempa Dan Tsunami
    Bersama Dosen Pendamping Dan Penguji
  • Dapat Memberi Info Gempa Dan Tsunami Melalui Social Media

Sebagai Putra Daerah Aceh, M. Alfi Syahri. R bertujuan untuk membangun kota lahirnya dengan mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. 

(Sumber: http://www.jobsteamproject.org/2016/05/inovasi-teknologi-siaga-bencana-gempa.html)

Video Demo Alat :



Mursalin Butuh Uluran Tangan Para Dermawan, Nomor Rekening ada Disini!

ACEH UTARA | Setelah berita mengenai Mursalin mantan pemain sepak bola di Aceh Utara beredar di facebok yang menderita penyakit di punggungnya. Mursalin dalam keadaan sakit tinggal sendiri di gubuk reot peinggalan orang tuanya. 
 
Mursalin dengan Tgk. Hanafiah di RS. Cut Mutia


Akhirnya berita tersebut banyak tersentuh hati para netien di media masa dan sampailah pada pemerintah di Aceh Utara, sekarangpun Mursalin sudah dirawat di Rumah Sakit Cut Mutia.

Baca: Dari Medsos, Pemerintah Baru Tahu Ada Mursalin yang Lumpuh Lima Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot

Seperti komentar Tgk. Hanafiah di facebook seorang warga yang pertama kali mengabarkan berita tentang keadaan Mursalin, begini katanya; 

"Alhamdulillah dan terima kasih semua hamba Allah yg telah memperhatikan Mursalin semoga Allah selalu melimpahkan rahmat kepada kita semua amin. Sekarang dalam perawatan di rumah sakit Cut Mutia. Tadi malam saya menjenguk beliau dan menangis di pelukan saya, sambil menangis terisak-isak adik kita Mursalin terharu karna beliau sudah lama menunggu kesenangan seperti ini (trep that ka lon preh senang lagenyo) dan beliau mintak terimakasih kepada orang-orang yang membantu nya.dan belau bilang: saya tidak keberatan dan sangat senang dan rela kemana pun dibawa saya untuk berobat,yang saya pikirkan,selama saya dalam perawatan siapa yang akan menjaga saya.kalaupun ada nanti keponakan saya yang akan menjaga saya dari mana saya ambil uang untuk biaya hidupnya.kepada hamba Allah yang mempunyai kelebihan rezki untuk menyisihkan kepada adik kita Mursalin semoga Allah meridhai apa yang kita lakukan yang terbaik untuk orang lain aaamiiin" Begitu cerita Tgk. Hanafiah waktu ketemu Mursalin di rumah sakit.

Tgk. Hanafiah juga menghimbau jika ada warga dimanapun berada, khususnya warga Aceh yang ingin meringankan beban dari mantan sang atlit sepak bola ini para netizen bisa membantu lewat:

Nomor Rekening 0445-3673-38 BNI SYARIAH  A/N TIHAJAR  (kakak kandung Mursalin). atau antar langsung Pos kantor Keuchik Keude Aceh kota Lhokseumawe, Aceh dengan nomor Telepon 082369635151.

Jazakallahu Khairan Katsira.

Selasa, 17 Mei 2016

Dari Medsos, Pemerintah Baru Tahu Ada Mursalin yang Lumpuh Lima Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot

ACEH UTARA | Sebuah informasi yang menyayat hati beredar di media sosial Facebook. Informasi tersebut menceritakan tentang kepedihan hidup seorang pemuda yang hidup seorang diri di pedalaman Aceh Utara.

Mursalin terbaring karena menderita lumpuh selama lima tahun.
Namanya Mursalin (25), warga Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan. Ia hidup sebatang kara di rumah yang telah rusak parah setelah ditinggal kedua orang tuanya. Kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir lima tahun terakhir, ia terbaring lemas karena mengalami pembusukan di bagian punggungnya.

Penyakit dipungung Mursalin

"Sudah lima tahun hidup didalam gubuk peninggalan kedua orang tua nya. Kalau hujan tempat tidur basah karena kondisi atap rumbia sudah tidak layak lagi. Didalam rumah cuma di temani dua batang kayu kecil dengan ukuran panjang yang berbeda untuk menggait makanan yang jauh darinya hasil belaskasihan tetangga," kata Hanafiah dalam status facebook nya.
Mursalin di tim sepak bola Aceh Utara nomor punggung 18

Mursalin waktu masih berjaya di tim sepak bola Aceh Utara

Hanafiah.juga menceritakan, dari foto yang beredar, jika Mursalin dulunya adalah mantan pemain sepakbola. Tapi kemudian lama tak ada kabar. Sekarang dia hanya bisa tidur terlungkup, kalau mau buang hajat pakek kantong plastik tidak ada uang untuk beli pempers.

"Kadang berhari hari kotoran didalam rumah tidak ada yang buang kalau ada orang lewat disamping rumah baru dia minta tolong," sambung cerita Hanafiah.

Rumah ditempati Mursalin
Dari curhatan via facebook, Hanafiah mengharapkan dukungan dan simpati para dermawan agar ringan tangan membantu meringankan beban hidup Mursalin.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kesehatan Aceh Utara dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Dinsos Mobduk) Aceh Utara, baru mengetahui kasus tersebut, setelah beredar di media sosial.









"Kami baru tahu dan akan segera tindaklanjuti informasi tersebut. Kami juga akan rujuk Mursalin untuk segera mendapatkan penanganan medis," kata Kadinkes dr. Mahrozal singkat saat dikonfirmasi AJNN, Selasa, (17/5).[]  

Sumber: AJNN dan  Hanafiah

Minggu, 15 Mei 2016

Inilah Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus Sempati Star di Seulawah,

ACEH BESAR | Satlantas Polres Aceh Besar akhirnya berhasil mendata nama-nama korban bus Sempati Star Scania yang mengalami kecelakaan di Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah siang tadi, Minggu, 15 Mei 2016.

Korban berusaha keluar dari bus Sempati Star yang mengalami kecelakaan di Seulawah
Informasi yang diperoleh malam ini, bus tersebut diketahui mengangkut penumpang rombongan antar pengantin berjumlah 36 orang. Seorang penumpang meninggal dunia yaitu Ansari, 56 tahun, warga Siron Blang Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.

Adapun korban luka berat berjumlah tiga orang yaitu:

1. Ridwan, 48 tahun, swasta, alamat Desa Meureu Ulee Titi Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
2. Hamdiah, 55 tahun, petani, alamat Desa Manggra Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
3. Teuku Azhar, 71 tahun, alamat Desa Bak Sukon, Aceh Besar.
Korban Luka Ringan berjumlah 32 orang:
1. Zainal Abidin, 53 tahun, supir bus Sempati Star, alamat Sei Kambing, Medan, Sumatera Utara.
2. Fadlun, 28 tahun, swasta, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
3. Syahrul, 34 tahun, swasta, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
4. Minzahri, 45 tahun, swasta, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
5. Asmawati, 31 tahun, ibu rumah tangga, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
6. Ahmad, 2 tahun, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
7. Nova, 25 tahun, alamat Desa Seuot, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
8. Dedi, 10 tahun, pelajar, alamat Desa Seuot, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
9. Hanif, 32 tahun, swasta, alamat Desa Seuot, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
10. Munir, 42 tahun, swasta, alamat Desa Bak Sukon, Aceh Besar.
11. Husni, 45 tahun, ibu rumah tangga, alamat Desa Ie Alang, Aceh Besar
12. Yarbini, 55 tahun, alamat Desa Bak Sukon, Aceh Besar.
13. Yusnidar, 40 tahun, ibu rumah tangga, alamat Desa Ie Alang, Aceh Besar.
14. Siti Sarah, 25 tahun, alamat Desa Manggra Aceh Besar.
15. Tahju, 2 tahun, alamat Desa Manggra Aceh Besar.
16. Fitri, 8 tahun, pelajar, alamat Desa Manggra Aceh Besar.
17. Yusri, 55 tahun, alamat Desa Manggra Aceh Besar.
18. Murni, 56 tahun, ibu rumah tangga.
19. Syamsuddin, 47 tahun, alamat Desa Ie Alang Aceh Besar.
20. Dayan, 55 tahun, swasta, alamat Desa Ie Alang, Aceh Besar.
21. Abdul Basar, 9 tahun, Indrapuri
22. Rifa, 3 tahun, Indrapuri
23. Asriah, 35 tahun, Indrapuri
24. Juhana, 19 tahun, pelajar, Indrapuri
25. Bustari, 44 tahun, alamat Desa Ie Alang, Aceh Besar.
26. Arman, 23 tahun, swasta, alamat Desa Ie Alang, Aceh Besar
27. Heri, 36 tahun, swasta, Cot Bayu, Aceh Besar
28. Zainal Abidin, 35 tahun, swasta, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
29. Irawati, 67 tahun, ibu rumah tangga, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
30. Mushallah, swasta, alamat Ie Alang, Aceh Besar.
31. Siti Sarah, 25 tahun, swasta, alamat Desa Manggra, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar
32. Den Raju, 29 tahun, supir cadangan, asal Lueng Bata Banda Aceh.[] sumber portalsatu.com

Lokasi Sumur Berzikir Milik Rohani, Telah Disiapkan Tim Keamanan oleh Polsek Idi Rayeuk

ACEH TIMUR | Mengantisipasi meningkatnya masa berkunjung ke sumur yang mengeluarkan suara zikir milik Rohani di Desa Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur, Aceh. 

Warga sambil menenteng air sumur yang diperolehnya dari sumur rumah Rohani
Kapolsek Idi Rayeuk, AKP Samsuddin, mengaku segera menyiapkan tim keamanan untuk mengamankan lokasi tersebut.


“Pihak kita akan menyediakan pengamanan di lokasi, “ kata AKP Samsuddin, Minggu (15/5/2016).

Dia mengungkapkan, alasan utama membentuk tim keamanan karena banyak warga yang berada disekitar lokasi dan Aceh Timur akan datang untuk menyaksikan secara lagsung sumur yang mengeluarkan suara zikir. Sehingga dipastikan rumah milik Rohani akan dipadati masa.

Sekarang ini informasi yang kita dengar, masih ada warga sekitar dan sebagaian dari daerah lain di Aceh Timur yang melihat langsung sumur tersebut. Jika ada kemungkinan ramai yang melihat langsung,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat terus berdatangan untuk menyaksikan kejadian langka tersebut. Bahkan diantara mereka sengaja membawa botol air minum untuk mengambil air sumur zikir itu. []

 Warga sambil menenteng air sumur yang diperolehnya dari sumur rumah Rohani

 


 


Misterius! Warga Idi Rayeuk Dihebohkan dengan Suara Zikir dalam Sumur

ACEH TIMUR | Warga Aceh Timur dihebohkan dengan suara zikir di dalam sumur milik seorang warga bernama Rohani (58) di Dusun Syahbandar Desa Kuta Blang Idi Rayeuk, Minggu (15/5)


Warga sedang mendengar suara zikir dalam sumur
Kejadian langka tersebut bermula saat pemilik rumah, Rohani hendak sembahyang subuh, ia mendengar suara zikir dengan dengan lafadz "Allah-Allah" secara berulang-ulang. 

Saat mendengar suara itu, Rohani mengaku tak langsung mencari tau dari mana sumber suara itu, dan langsung Shalat, usai shalat dia mendengar lagi suara zikir tersebut.

"Ketika saya mencari sumber suara itu rupanya berasal di dalam sumur," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh saksi mata lainnya yaitu tetangga Rohani bernama Linda (39), diceritakan bahwa selama ini Rohani tinggal bersama saudara perempuannya yang keduanya berstatus janda.
"Ibu Rohani selama ini rajin mengikuti pengajian, bisa saja itu terjadi. Semua itu rahasia Allah ya pak, kita manalah tau," ujar Nurlinda

Linda mengaku mendengar jelas suara zikir yang bersumber dari sumur milik Rohani pagi tadi.
"Tadi pagi jelas kali kedengarannya did alam sumur, sekarang kurang jelas karena udah banyak warga berdatangan, jadi sangat berisik," tutur Linda

Linda menyebutkan, beberapa Tengku juga telah datang, seperti Abu Wahab Keude Dua Idi dan berpesan agar air sumur itu tak diambil dulu.

"Jangan diambil airnya dulu takut banyak orang salah menafsirkan, dan nanti kita lihat airnya apa bisa untuk obat, karena semua kehendak Allah jangan nanti salah penafsiran," kata Linda mengulang perkataan Abu Wahab.

Pantauan , sumur itu tampak di kerumuni warga yang ingin melihat langsung kejadian langka itu, bahkan Bupati Hasballah M Thaib (Rocky) juga tampak di tengah-tengah kerumunan warga.[] ajnn

Na'as... Bus Simpati Star Jatuh ke Jurang Seulawah

ACEH BESAR | Bus Simpati Star yang melintas dari Sigli menuju ke Banda Aceh mengalami kecelakaan di Seulawah Aceh Besar.


 
Bus angkutan umum itu jatuh ke jurang di kawasan Seulawah tepatnya sebelum jembatan Seunapet, atau sekitar 300 meter dari markas Brimob.

Menurut informasi yang diperoleh AJNN dari Afzal warga Pidie yang melintas dikawasan itu menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (14/05).

Belum diketahui pasti jumlah korbat akibat peristiwa itu. Hingga berita ini diturunkan AJNN belum mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian.
 
Inilah foto yang berhasil terekam:
 
 
 
 
 

Jumat, 13 Mei 2016

Wow! Harga Emas Naik, Rp 1.800.000 Per Mayam

BANDA ACEH | Harga emas di Banda Aceh sejak beberapa hari terakhir ini naik kurang lebih sebanyak Rp 20 ribu per gram atau Rp 70 ribu per mayam nya.
Ilustrasi

Pengelola Toko Emas H. Keuchik Leumik, di Jalan Tengku Chik Pante Kulu Pasar Atjeh, Memet merincikan, harga emas murni 99 persen memiliki harga Rp 540.000 per gram dan Rp 1.800.000 per mayam, untuk 97 persen Rp 523.800 per gram dan Rp1.746.873 per mayam, sedangkan untuk yang 90 persen memiliki Rp 486.000 per gram dan Rp 1.620.081 per mayamnya.

Saat ditanyai perkiraan harga kedepannya, memet mengatakan belum bisa diprediksi karena harga emas sangat berpengaruh pada harga emas dunia dollar. Untuk harga emas dunia saat ini berjumlah 1.275 per troy ounce.

“Harga tersebut belum termasuk ongkos, kerena untuk ongkosnya disesuaikan dengan bentuk emas yang dibeli, saat ini belum bisa diprediksi apakah kedepan harga emas semakin naik atau malah turun nantinya,” kata Memet kepada AJNN, Jumat (13/5).

Sementara itu, daya beli atau jual emas hingga bulan ini di Banda Aceh masih sangat sepi. Dan belum diketahui apa yang menyebabkan kurangnya daya beli atau jual tersebut.