Tampilkan postingan dengan label auxiliary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label auxiliary. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2016

Mengenal Auxiliary Bahasa Inggris......

Auxiliary disebut juga kata bantu. Auxiliary memegang peranan penting dalam memahami struktur - susunan - kalimat bahasa Inggris. Dengan memahami bentuk-bentuk, fungsi dan kedudukan kata bantu - auxiliary, akan lebih mudah memahami tenses dan pola-pola kalimat Bahasa Inggris lainnya. Dalam kesempatan ini, kita akan membahas (baca: mengenal) secara mendasar mengenai auxiliary.

Sebelum melanjutkan pembahasan seputar Auxiliary secara lebih rinci, maka pembahasan ini akan terasa sulit memahaminya bila anda tidak membaca:

#Bentuk-bentuk Auxiliary dalam Bahasa Inggris

Bahasa Inggris memiliki 5 bentuk/jenis auxiliary:
  1. Kata Bantu (auxiliary) berbentuk: "Be" atau "To Be"
    Be atau To be yang dimaksud yaitu: 
    • Be-present (berupa: Is, Am dan Are)
    • Be-Past (berupa: Was dan Were)
    • Be-Past participle (berupa: been)
    • Be-Modal (berupa: be)
    • Be-Present Participle (berupa: being)
      .
      Contoh:
      I was punished yesterday.
      They are learning English Grammar.
      He has been teaching English Grammar for 20 years
      She will be attending the party.

      .
  2. Kata Bantu (auxiliary) berbentuk: "Do"
    Kata bantu ini mencakup Do, Does dan Did. Kata bantu (auxiliary) jenis ini disebut juga: Auxiliary Verb atau kata bantu kata kerja.
    • Auxiliary Verb Present: Do dan Does
    • Auxiliary Verb Past: Did
      .
  3. Kata Bantu (auxiliary) berbentuk: "Have"
    Kata bantu ini mencakup Have, Has dan Had. Seperti halnya kata bantu "Do", kata bantu berbentuk "Have" ini juga disebut dengan Auxiliary Verb.
    • Auxiliary Verb Present: Have dan Has.
    • Auxiliary Verb Past: Had
      .
      Contoh:
      He has discussed this before.
      I have told him everything.
      I had done the homework.
    .
  4. Kata Bantu (auxiliary) Modal.
    Kata bantu modal ini disebut juga: Modal Auxiliary.
    Modal Auxiliary mencakup: can, may, must, will/shall.
    Sedangkan bentuk-bentuk modal auxiliary sbb:
    • Modal Auxiliary Present: can, may, must, will, shall
    • Modal Auxiliary Past: could, might, had to (atau, tetap berbentuk: "must"), would, should
      .
      Contoh:
      I can help you.
      She may go home now.
      I must try it.
      He will inform the news to all people.
      We shall take the invitation.
      .
  5. Kata Bantu (auxiliary) berbentuk Quasi.
    Kata bantu Quasi atau Quasi Auxiliary - disebut demikian - karena pada dasarnya kedudukan kata bantu ini adalah murni sebagai verb atau kata kerja. Akan tetapi, dapat berfungsi sebagai kata bantu. Jadi Quasi Auxiliary adalah sejenis kata bantu yang sekaligus berfungsi sebagai kata kerja.
    Yang termasuk kata bantu Quasi yakni:
    • Need
    • Dare
    • Used to
    • Ought to
      .
      Contoh:
      I need to show you something.
      I needn't to show you anything.
      He dares to deal with it.
      He daren't to deal with it.

      .

#Kata Kerja Bantu VS Kata Bantu Kata Kerja

Terkadang sedikit membingungkan pada saat kita mempelajari kata bantu (auxiliary) dalam bahasan Grammar Bahasa Inggris ini, oleh karena ada istilah helping verb atau kata kerja bantu dan kata bantu kata kerja atau verb auxiliary. Ada pula yang menganggapnya bahwa kedua istilah itu sama alias tidak ada perbedaannya sama sekali baik dari bentuk auxiliary, kedudukan dan fungsinya dalam sebuah konteks kalimat. Lalu bila itu benar-benar berbeda, dimana letak perbedaannya?

Secara mendasar, fungsi keduanya itu sama. Yaitu, sama-sama berfungsi untuk "Membantu" sesuatu. Baik membantu pembentukkan pola kalimat baru atau berfungsi untuk merubah suatu struktur kalimat.

Untuk lebih jelas letak perbedaan antara helping verb dan verb auxiliary, perhatikan contoh perbandingan dibawah ini:-
  • I was reading a book ...... (Saya sedang membaca sebuah buku ... (saat ...))
  • I wasn't ill yesterday. (Saya tidak sakit kemarin).

    Melihat kedua hal diatas, pada kalimat [I was reading a book], [was] sama sekali menjadi "kata bantu murni" yang berfungsi "Membantu kata kerja [reading] didalam membentuk pola kalimat Past progressive tense atau Past continuous tense".
    Sedangkan pada kalimat [I wasn't ill yesterday], kedudukan [was] disini adalah sebagai kata kerja struktural atau structural verb alias kata kerja. Namun demikian, [was] dalam kalimat ini memiliki fungsi ganda. Pertama, berkedudukan sebagai Structural verb atau kata kerja, dan kedua, sebagai auxiliary atau kata bantu - yakni, membantu pembentukkan kalimat negative dalam Nominal Sentence. Fungsi pembentukkan dari pola kalimat dasar kebentuk baru, seperti contoh diatas akan lebih rinci lagi dibahas di pertemuan yang akan datang.

    Kata Bantu BE

    Dalam Grammar Bahasa Inggris ada 5 Jenis tobe. Masing-masing BE tersebut mewakili fungsinya didalam membangun Kalimat. Be atau To be sebenarnya memiliki 2 fungsi, yakni: Sebagai Kata Kerja dalam Kalimat Nominal dan sebagai Kata Bantu dalam Kalimat Verbal.  Akan tetapi dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas BE sebagai Kata Bantu (Auxiliary).

    #Fungsi BE sebagai Kata Bantu (Auxiliary)

    Banyak kalimat-kalimat yang menggunakan BE dalam wujud tulisan ataupun percakapan (Conversation). Sehingga masih banyak yang merasa kebingungan apa sebenarnya fungsi BE dalam Bahasa Inggris itu. Disini anda akan mengetahui fungsi BE tersebut secara mendalam dan jelas agar tidak ditemukan lagi kesalahan dalam penggunaan BE baik lisan maupun tulisan.

    Perhatikan 2 buah contoh kalimat berikut ini:
    1. Kalimat Verbal
      Contoh:
      A bird is flying.
      disini, [is] berfungsi sebagai kata bantu.
      .
    2. Kalimat Nominal
      Contoh:
      A bird is an animal.
      disini, [is] berfungsi sebagai kata kerja struktural (structural verb).

      Menyimak dari contoh kalimat diatas - dimana BE digunakan didalamnya - maka, kalimat pertama (Kalimat Verbal) BE [is] tidak berkedudukan sebagai Kata Kerja Struktural, melainkan Kata Bantu (Auxiliary). Sedangkan pada kalimat kedua (Kalimat Nominal), BE [is] berfungsi sebagai Kata Kerja Struktural (Structural Verb) dimana kata [an animal] menduduki posisi complement (pelengkap).

      BE + Complement => Kalimat Nominal. BE, disini sebagai Kata Kerja Struktural
      BE + Verb-Ing (atau, Present Participle) => Kalimat Verbal. BE, disini sebagai Kata Bantu.

      Meneliti bagaimana BE berdampingan dengan kata lain, tersebut nyatalah sudah bahwa kedudukan BE sebagai Kata Bantu HANYA didalam Pola Kalimat Verbal.

      " ...... kedudukan BE sebagai Kata Bantu HANYA didalam Pola Kalimat Verbal."


      Lalu, apa sebenarnya fungsi TO BE dalam kalimat verbal tersebut?
      Fungsi BE atau TO BE dalam kalimat verbal adalah sbb:
      1. Kata Bantu dalam Pembentukan Pola Kalimat Progressive Tense.
      2. Kata Bantu dalam Pembentukan Pola Kalimat Pasif (Passive Voice).


      ##BE Membantu Pembentukkan Pola Kalimat Progressive Tense

      Be digunakan dalam pembentukkan pola kalimat progressive tense. Progressive Tense yang dimaksud adalah seluruh jenis tenses yang mengandung makna Progressive / Continuous didalamnya. Tenses tersebut yakni:

      1. Present Continuous atau Present Progressive *)

      2. Past Continuous 

      3. Future Continous

      4. Past Future Continuous

      5. Present Perfect Continuous

      6. Past Perfect Continous

      7. Future Perfect Continous

      8. Past Future Perfect Continuous


      Contoh:
      I am learning English (Present Continuous Tense)
      I was learning English (Past Continuous Tense)
      I will be learning English (Future Continuous Tense)
      I would be learning English (Past Future Continuous Tense)
      I have been learning English (Present Perfect Continuous Tense)
      I had been learning English (Past Perfect Continuous Tense)
      I will have been learning English (Future Perfect Continuous Tense)
      I would have been learning English. (Past Future Perfect Continuous Tense)


      BE + Present Participle (Verb-ing)



      Pada contoh tersebut kita menemukan TO BE dalam bentuk AM, WAS, BE dan BEEN yang membantu pembentukan kalimat berpola progressive tenses tersebut.

      ##BE Membantu Pembentukkan Pola Kalimat Passive (Passive Voice)

      BE juga berfungsi sebagai pembentuk kalimat baru berupa: Kalimat Passive (atau, Passive Voice).
      Pembentukkan ini terjadi dengan meletakkan Kata Kerja Bentuk Ke-3 atau Past Participle dibelakang BE.

       

      BE + Past Participle (Verb-III)



      Contoh:
      I was called yesterday night (Saya ditelpon kemarin malam).
      Dalam contoh ini, kata kerja [called] berbentuk kata kerja ke 3 atau Kata Kerja Past Participle.

      Modal Auxiliary English Grammar

      Modal Auxiliary merupakan bentuk Kata Bantu yang sering digunakan dalam tulisan dan percakapan Bahasa Inggris. Pembahasan mengenai modal auxiliary ini cukup panjang karena menyangkut penggunaan (modal auxiliary in use) dalam bentuk present, past dan perfect.
      Secara mendasar, modal auxiliary terdiri atas 4 jenis:
      1. Will
      2. Can
      3. May
      4. Must

      Keempat kata bantu tersebut digunakan baik dalam bentuk kalimat Nominal maupun kalimat Verbal......
      Modal auxiliary termasuk jenis kata lexical dikarenakan modal auxiliary tidak hanya memiliki makna kekamusan tetapi juga fungsi dan kedudukan penting dalam struktur kalimat Bahasa Inggris. Pada penggunaan lanjutan, modal auxiliary memegang peranan penting dalam wujud bahasan English vocabulary yang didalamnya membahas banyak penggunaan modal auxiliary dalam wujud percakapan.

      Secara mendasar, struktur kalimat yang didalamnya terdapat modal auxiliary berbentuk sbb:

      Modal Auxiliary dalam Pola Kalimat Nominal


      Bentuk kalimat nominal yang didalamnya mengandung modal auxiliary akan menggunakan BE dibelakang modal auxiliary tersebut.

      Subject + Modal Auxiliary + Be + Complement

      Secara rinci bentuknya sebagai berikut:
      • subject + can + be + complement
      • subject + may + be + complement
      • subject + must + be + complement
      • subject + will + be + complement

      Dalam Pola Negative, anda hanya meletakkan NOT setelah modal auxiliary tersebut.
      • can not --> can't
      • may not --> mayn't (jarang digunakan)
      • must not --> mustn't
      • will not --> won't

      Dalam Pola Interrogative, letakkan modal auxiliary didepan/diawal kalimat seperti berikut ini:
      • Will + subject + be + complement?
      • Can + subject + be + complement?
      • Must + subject + be + complement?
      • May + subject + be + complement?


      Modal Auxiliary dalam Pola Kalimat Verbal


      Modal auxiliary juga digunakan dalam kalimat verbal. Seperti pada Simple Future Tense dimana kata bantu Will digunakan, maka untuk membentuk Kalimat Verbal yang mengandung modal auxiliary, letakkan Bare-Infinitive dibelakang Modal auxiliary.

      Subject + Modal Auxiliary + Bare Infinitive

      Secara rinci bentuknya sebagai berikut:
      • subject + can + bare infinitive
      • subject + may + bare infinitive
      • subject + must + bare infinitive
      • subject + will + bare infinitive

      Dalam Pola Negative, tetap meletakkan NOT setelah modal auxiliary tersebut.
      • can not --> can't
      • may not --> mayn't (jarang digunakan)
      • must not --> mustn't
      • will not --> won't

      Dalam Pola Interrogative, letakkan modal auxiliary didepan/diawal kalimat seperti berikut ini:
      • Will + subject + bare infinitive?
      • Can + subject + bare infinitive?
      • Must + subject + bare infinitive?
      • May + subject + bare infinitive?

      Catatan:
      Perubahan kalimat positive ke kalimat negative atau interrogative tersebut tidak akan mempengaruhi bentuk modal auxiliary, be, complement ataupun kata kerjanya. Selain itu, modal auxiliary digunakan untuk seluru jenis subject dan padanannya.

      Contoh penggunaan Modal Auxiliary dalam semua bentuk kalimat:
      • She can be on time. (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
      • I will help you (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
      • May I know?  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
      • You may be right. (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
      • They must sleep early  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
      • I can't say anything.  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
      • We won't be sad.  (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
      • He may not go. (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)

      Arti, Terjemahan dan Interpretasi Penggunaan Modal Auxiliary dalam suatu Bentuk Kalimat.

      Bilamana can, may, must dan will digunakan dalam sebuah konteks kalimat, masing-masing anggota modal auxiliary dasar ini memiliki makna tersendiri sbb:

      1. Kata Bantu Modal "can"
        modal auxiliary can mengandung arti: bisa, dapat atau mampu. Artinya, [can] memiliki makna kemampuan dan ketidakmampuan (ability dan disability)
        contoh:
        Can I help you? (Dapat-kah saya membantumu?)
        .
      2. Kata Bantu Modal "may"
        modal auxiliary may mengandung arti: boleh atau mungkin. Sehingga may disebut sebagai kata bantu modal yang mengandung suatu kemungkinan (probability dan Permission).
        contoh:
        You may go now. (Anda boleh/mungkin pergi sekarang)

        .
      3. Kata Bantu Modal "will"
        modal auxiliary will mengandung arti: akan, hendak atau mau. Sehingga seringkali digunakan dalam pola kalimat Simple Future Tense dan Keinginan (willingness).
        contoh:
        I will tell you a secret. (Saya akan memberitahumu sebuah rahasia)
        Will you help me? (Mau-kah kau membantuku?)
        .
      4. Kata Bantu Modal "must"
        modal auxiliary must identik dengan suatu bentuk: keharusan (necessity), kepastian (certainty - terkadang mengandung absolutisme atau nilai mutlak).
        contoh:
        I must leave now (Saya harus berangkat sekarang).
        He must be crazy (Dia pasti sudah gila)*)
        .

      *) Note:
      kalimat "he must be crazy" tidak selalu berarti bahwa [he] benar-benar sudah gila.
      Ini adalah cara mengungkapkan suatu bentuk kekonyolan baik dalam ucapan maupun tindakan/aksi. 

      Padanan/Persamaan Modal Auxiliary Dasar

      Modal auxiliary can, may, must dan will memiliki padanannya. Akan tetapi, bila padanan ini digunakan dalam sebuah konteks kalimat akan lebih cenderung membentuk suatu "penekanan" atau "penegasan" (baca: to emphasize) suatu maksud tertentu dari pembicaranya.

      1. Modal Auxiliary CAN
        Padanannya adalah: be + able + to + bare infinitive
        Contoh:
        I am able to complete the task on time. (Saya mampu menyelesaikan tugas itu tepat waktu).
        Untuk membentuk pola ini, gunakan be berdasarkan acuan waktu (tenses-nya) dan tambahkan kata kerja Bare Infinitive setelah "TO".
        .
      2. Modal Auxiliary MAY
        Padanannya adalah: be + probable + to atau be + possible + toContoh:
        It is possible to get closer. (Mungkin saja untuk lebih dekat lagi).
        Catatan: untuk may dengan makna "boleh" tidak memiliki padanannya.
        .
      3. Modal Auxiliary MUST
        Padanannya adalah: have to atau has to.
        Contoh:
        I have to go (Saya harus pergi).
        She has to help you (Dia harus membantumu).
        Catatan: untuk must dengan makna "pasti" tidak memiliki padanannya.
        Khusus pada modal auxiliary MUST ini, penggunaan MUST lebih memiliki tingkat kepastian (100%) ketimbang penggunaan Have to atau Has to.
        Selain itu, penggunaan Have to atau Has to bergantung pada subjectnya.
        Bila subjectnya berupa He, She, It atau padanannya, maka gunakanlah Has to. Dan, bilamana subjectnya berupa I, You, We, They atau padananya, maka gunakanlah Have to.
        .
      4. Modal Auxiliary WILL
        Padanannya adalah: be + going + to + bare infinitive
        Contoh:
        I am going to attend the party tomorrow evening. (Saya akan menghadiri pesta itu besok malam).
        Catatan: penggunaan be going to dapat pula digunakan dalam simple future tense sebagai bentuk alternatif pengganti Will atau Shall.
        .

      Pada bahasan yang akan datang kita akan membahas mengenai modal auxiliary dalam bentuk Past dan Perfect.